Postingan

Bayang Bayang Wasiat

Gambar
Setelah sekian lama saya tidak memposting di blog ini. Postingan kali ini saya memberi intro sedikit.  Dalam postingan ini saya dibantu oleh AI (Artificial Intelegent) dari X (dulu: Twitter) untuk pengembangan ide cerita dan pendeskripsian cover dan Chat GPT versi gratis sebagai pembuat cover. Sedangkan saya sendiri sebagai hanya pemilik ide saja. Jika ada kesamaan nama tokoh, kejadian dan kejadian, saya mohon maaf sebesar-besarnya karena ini murni ide dari saya sedangkan pengembangannya dari AI. Tujuan adanya postingan ini hanya hiburan semata. Berikut adalah cerita yang dikembangkan, selamat membaca: Hujan deras mengguyur desa kecil itu, menyisakan genangan lumpur di jalanan tanah yang sepi. Ayus duduk di sudut ruang tamu rumah tua peninggalan keluarganya, memeluk lututnya erat-erat. Cahaya lampu minyak berkedip-kedip, menerangi selembar kertas lusuh di tangannya—wasiat Bapak Sampudjo, ayahnya, yang ia temukan seminggu lalu. Tulisan tangan yang penuh goresan itu terasa seperti ba...

Raden Natawiria, Mantri Perairan di Garut

Gambar
Sudah lama tidak memposting di blog ini. Padahal ingin berbagi rasanya tentang apa yang terjadi dalam kehidupan saya. Tetapi saya lebih fokus ke salah satu aktivitas. Menulis novel. Sambil nulis novel, saya melihat postingan IG Bitread di hp android ibu. Ternyata, di Bitread sedang mengadakan Writingthon lagi. Writingthon mengingatkan saya peristiwa menulis tentang Dukungan Asian Games di Kalimantan Utara. Sampai suatu saat, saya antusias ingin ikut kembali! Siapa tahu saya bisa berkunjung ke tanah leluhur saya, Garut. Karena saya tidak mau dianggap kacang yang tidak lupa dengan kulitnya. Sebelumnya saya akan mengenalkan apa itu Writingthon. Dilansir dari Instagram Bitread, Writingthon adalah, "Sebuah kompetisi menulis yang diinisiasi oleh Bitread, dimana dalam waktu terbatas peserta diundang ke karantina harus menulis sebuah buku.". Biasanya, Bitread melakukan Writingthon ini bekerja sama dengan instansi pemerintah. Tahun lalu, saya mengikuti Writingthon Asian Game...

Dukungan Kalimantan Utara untuk Asian Games 2018

Gambar
Walaupun saya berdomisili di kota yang dijuluki Paris Van Java, saya memiliki kuriositas terhadap provinsi baru di Indonesia terhadap penyelenggaraan acara 4 tahun sekali, Asian Games 2018. Lantas, bagaimana cara mereka dalam menghadapi Asian Games tersebut? Mari kita simak, bermula dari pengenalan profil singkat provinsi ini, lalu dilanjutkan dengan memperkenalkan singkat mengenai Asian Games dan diakhiri dengan beberapa artikel yang terkait keduanya. Kalimantan Utara merupakan provinsi teranyar di Indonesia, sejak   25 Oktober 2012 berdasarkan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2012   . Provinsi ini berbatasan dengan negara tetangga, Malaysia bagian Timur (Sabah dan Serawak).    Peta Kaltara (sumber: http://bappeda.kaltaraprov.go.id/) Asian Games—berdasarkan website resmi —ini pertama kali diadakan 4-11 Maret 1951. Diikuti 491 atlet dari 11 Komite Olimpiade Nasional (NOC) yakni Afghanistan, Burma, Ceylon/Srilangka, India, Indonesia , I...

Where are you now?

Gambar
I feel guilty when my close friends are far from me. IDK, there is  neither something wrong to me, like a bipolar man who act different emotions in each communications. This is symbolized emotions of communication to my close friends. First moment is when I had been taking English Course.  I was an introvert person, when I met new person, I can't talk more than I need to. But here was first time other person began to make conversation with me. He was Kun. Then, time by time I was closer with other, like the eldest student, Pratiwi Dinda (teh Dinda), Adhi and the beautiful and youngest student, Jasmine. Next, the student has changed more than once, but we were still same, but other came and in. The others were coming, were Harland, Ridho, Kak Hakim (Lukman Hakim), teh Citra, teh Cica (Ressa), and Farid. They made my life cheerful and colorful. However, the students needed to improve their level of English, so that they did must take test for increasing their ...

Resolution of 2015

Gambar
This is not wrong title, but I will tell you bout resolution of last year. Almost 4  years ago I left this blog second times. First one is when I was busy with my activity in university and the last one is the missed memory of password (I forget the password). This post is gonna be telling you about during lost contact of this blog while this is a way to get my resolution. On late June 2015, I was taking Final Exam (Translate: Sidang Skripsi). This moment was not easy to take it before. Because of my debt of classes had been still exist and their score hadn't come yet. Luckily let it flow, I could take the final exam with Adrianita and other friends. At last, I got score of A in my Skripsi. Alhamdulillah!! Me and Adrianita and her friend at Jatos, after stressful Final Exam. After that, on August 6 2015 I gave a priceless yet simple present to my mother. I am thankful to god, can give it to her. The present is also my achievement from survives in the university. It'...

Re-active

Gambar
Setelah sekian lama tidak memposting blog, akhirnya kembali. Yeaaay!

Innocent II

Gambar
Penyesalan I Ety menangis 20 Oktober 2020 Bang, gimana kabar si ade ya?  tulisan hasil kecemasanku yang tertampang pada layar monitor  Nokia 1280, hape butut di masa kini yang aku miliki satu-satunya. Sama seperti tuanya aku saat ini dan aku hanya memiliki satu anak lelaki kesayanganku.  Tunggu, aku punya dua putra. Pipiku merasa basah oleh air mataku sendiri. Pandanganku menjadi nanar. Dan kemudian keadaan sekitarku menjadi gelap. *** Selisih umur Weni dengan adik kecil ini delapan tahun. Jauh. Beda dengan kakak-kakak sebelumnya, rata-rata mereka berselisih 3 tahun. Semoga anak ini menjadi putra yang berbakti, berguna demi keluarga, bangsa dan agamanya. Anak bungsuku, ia sungguh manis sedang aku pangku. Berambut ikal seperti riakan sungai yang menenangkan, beralis hitam tebal nan indah, matanya memancarkan kesejukan hati, berhidung mancung walau ia seorang peranakan Asia dan bibirnya yang menambah kegagahan. Tak sabar bagaimana kelak ia menjadi s...